Majelis Hakim dan Ketua PN Cibinong Dijatuhi Sanksi MA

Majelis Hakim dan Ketua PN Cibinong Dijatuhi Sanksi MA

Gedung Mahkamah Agung (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibinong yang telah memvonis bebas terdakwa H (41) atas kasus kejahatan seksual terhadap anak berusia 14 dan 7 tahun.

Sanksi tersebut bukan hanya ditujukan kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut, melainkan juga terhadap LJ yang merupakan Ketua PN Cibinong karena dinilai lalai melakukan pengawasan dan pembinaan.

Sanksi yang dijatuhkan dibuat berdasar dari laporan warga atas putusan bebas terdakwa yang mengundang perhatian, keprihatinan dan reaksi keras dari masyarakat, sehingga laporan atau pengaduannya sampai ke MA.

Adanya laporan yang masuk tersebut, Pimpinan MA langsung memerintahkan Badan Pengawasan untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap laporan atau pengaduan masyarakat.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pihak yang terkait, selanjutnya hasilnya dilaporkan kepada Pimpinan MA hingga kemudian menjatuhkan sanksi kepada majelis pemeriksa perkara, yaitu MAA, CG dan RAR, dan atasannya langsung yaitu LJ Ketua PN Cibinong karena dianggap lalai.

Berdasarkan Keputusan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Nomor: W11.U/114/KP04.5/4/2019, W11.U/115/KP04.5/4/2019, W11.U/116/KP04.5/4/2019, W11.U/117/KP04.5/4/2019, keempatnya yaitu: MAA, CG dan RAR, dan LJ dilakukan pembinaan di Pengadilan Tinggi Bandung.

Sedangkan Ketua PN Cibinong yang juga dikenakan sanksi tertuang dalam Maklumat Ketua Mahkamah Agung Nomor: 01/Maklumat/KMA/IX/2017.

Dalam rangka mengisi kekosongan pimpinan PN Cibinong, maka pada hari Selasa (30/4/2019), Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung akan melantik Ketua PN Cibinong yang baru.

 

Editor:Mika Syagi
Asian Games || jakartainsight.com
BUMN || jakartainsight.com